GPAI SD Kabupaten Lamongan

Articles by "KEGIATAN"

lanjutan ...





Acara lain-lain yang pertama , pisah kenal operator SIMPATIKA dan dilanjutkan sosialisasi SIMPATIKA, disini disampaikan oleh Bapak Safuan Hadi selaku staf PAI yang baru tugas per 01 Agustus 2017, beliau menggantikan Ibu Widaturrohmah yang geser ke bagian yang lain. disampaikan beberapa hal diantaranya adalah untuk SKMT mulai semester ini menggunakan SKMT Online dari SIMPATIKA, tidak ada lagi menggunakan SKMT Manual seperti tahun tahun kemarin, untuk itu sangat ditekankan untuk segera mengaktifkan PTK dan segera dikerjakan S28 agar tidak tergesa gesa dalam pengerjaan nanti, dan juga untuk GTT dan GTY di lembaga masing masing, untuk segera dimasukkan Simpatika melalui pendataan baru, untuk hal teknisnya menunggu setelah konsultasi dengan dengan admin Simpatika dari Kanwil.

Cara Registrasi PTK Baru


PTK Baru


Sebelumnya, PTK baru mengunduh Formulir A05 (Formulir Registrasi PTK). Formulir tersebut diisi kemudian serahkan kepada Admin Madrasah atau Kepala Madrasah, dengan dilampiri:
  1. 1. Pas photo berwana ukuran 4 x 6 sebanyak 1 lembar
  2. 2. Copy Kartu Keluarga
  3. 3. Copy Ijazah SD (Terendah)
  4. 4. Copy Ijazah Pendidikan Tertinggi
  5. 5. Copy SK Pengangkatan sebagai PTK di madrasah tersebut
A05 beserta lampirannya tersebut diserahkan kepada Operator PAI.

untuk formulis A05 klik disini






Acara selanjutnya adalah sosialisasi SIMPAI disampaikan oleh Pengawas PAI , SIM PAI adalah Sistem Informasi Manajemen Pendidikan Agama Islam. semacam SIMPKB yang dilaksanakan oleh Kemdikbud, dalam hal ini banyak GPAI yang bingung dan bertanya apakah GPAI ikut SIMPKB di diknas?
Sesuai SK Menpan No 118/1996 Bab II pasal 3 ayat (1) Bahwa Tugas pokok pengawas Pendidikan Agama Islam adalah menilai dan membina teknis pelaksanaan Pendidikan Agama Islam di sekolah umum, baik negeri maupun swasta serta ditunjang peraturan PMA nomor 16 tahun 2010 tentang pengelolaan  pendidikan agama pada sekolah, dari sini dapat diambil kesimpulan GPAI pola pembinaan di bawah naungan Kementrian Agama melalu Pengawas Pendidikan Agama Islam. untuk itu kemenag akan menerapkan SIMPAI dan yang menilai adalah PPAI yang terkait dengan angka kredit kenaikan pangkat dan sertifikasi, dalam hal ini yang diikutkan adala seluruh GPAI baik PNS maupun non PNS yang sudah terdaftar di SIMPATIKA yang didasarkan pada 6 kompetensi yang harus dimilik oleh GPAI diantaranya adalah :
1. Kompetensi Pedagogik
2. Kompetensi Kepribadian
3. Kompetensi Sosial Bermasyarakat
4. Kompetensi Profesional
5. Kompetensi Religius
6. Kompetensi Leadership

Kompetensi guru merupakan kemampuan seseorang guru dalam melaksanakan kewajiban-kewajiban secara bertanggung jawab dan layak. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi menuntut guru untuk memiliki kompetensi pedagogis, personal, profesional, dan sosial.

Kompetensi guru menuntut pendidik untuk harus menguasai metode mengajar, menguasai materi yang akan diajarkan dan ilmu-ilmu lain yang ada hubungannya dengan ilmu yang akan diajarkan kepada siswa. Mempunyai kepribadian yang baik untuk agar menjadi teladan bagi siswa. Menjalankan profesinya dengan penuh tanggung jawab. Juga mengetahui kondisi psikologis siswa dan psikologis pendidikan agar dapat menempatkan dirinya dalam kehidupan siswa dan memberikan bimbingan sesuai dengan perkembangan siswa.

Guru harus dituntut untuk menguasai IT karena nantinya SIMPAI mulai dari awal sampai pada proses guru PAI harus bisa mengakses sendiri bukan diwakilkan karena terkait dengan tes dan nilai.
Aplikasi SIMPAI saat ini belum diterapkan nantinya akan dimulai pada awal tahun 2018 halaman web yang nantinya dapat diakses adalah : gg.gg/form-GPAI-SD-Lamongan nantinya guru PAI akan dilatih bersama sama oleh instruktur SIMPAI Kemenag Kabupaten Lamongan

Acara terakhir adalah penanda tanganan SPJ pencairan Tri Bulan I dan II sampai selesai.

Terimakasih





Alhamdulillah atas segala nikmat dan karuniaNYA, serta sholawat dan salam senantiasa terlimpahkan pada Nabi Muhammad SAW

Sebuah pepatah mengatakan "tak kenal maka tak sayang" dalam hal ini Bapak Kepala Kemenag Kab. Lamongan yang baru dilantik bulan April 2017 belum sempat bertemu dan berkenalan dengan Bapak/Ibu GPAI Kabupaten Lamongan, hal inilah yang mendasari perkenalan dan pembinaan oleh Bapak Kepala Kemenag Kabupaten Lamongan

Acara yang diselenggarakan pada tanggal 8-10 Agustus 2017, yang dibagi dalam 3 wilker, bertempat di Aula Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lamongan yang digabung dengan acara penanda tanganan SPJ Pencairan TPP dan Sosialisai SIMPATIKA dan SIMPAI oleh Bapak Operator Simpatika PAI Kemenag dan Bapak Pengawas Pendidikan Agama Islam (PPAI)

Acara dipandu oleh Bapak Safuan Hadi selaku staf seksi PAI yang baru, acara tersusun sebagai berikut :

1. Pembukaan
2. Sambutan Bapak Kasi PAI
3. Perkenalan dan Pembinaan Bapak Kepala Kantor Kementrian Agama Kab. Lamongan
4. Doa/Penutup
5. Lain Lain
   - Sosialisasi Simpatika
   - Sosialisasi SIM-PAI
   - Penanda Tanganan SPJ
   - Pulang Menuju Ke Rumah

Acara dibuka dengan pembacaan ummul qur'an "Alfatehah"



Dilanjutkan dengan sambutan Bapak KASI PAI dalam hal ini disampaikan oleh Bapak KH. Masduqi Yasin, ada beberapa hal yang disampaikan diantaranya adalah pentingnya bersyukur atas segala karunia yang diberikan Allah salah satunya adalah TPP, untuk itu GPAI harus meningkatkan kinerja supaya rejeki yang didapat menjadi barokah, beliau juga menekankan untuk selalu meningkatkan pengembangan diri, dengan mengikuti diklat/bimtek, ada beberapa guru PAI yang sudah diberangkatkan bimtek/diklat baik tingkat propinsi maupun nasional, untuk itu nantinya guru PAI yang lain harus siap bergantian untuk mengikuti diklat yang dilaksanakan baik di provinsi maupun tingkat nasional, selanjutnya beliau juga menekankan untuk meningkatkan program "Religion Culture" di lembaga masing masing GPAI dengan meningkatkan program program yang berbasis keagamaan dengan tujuan pembentukan karakter yang sesuai dengan nilai nilai keagamaan dan nilai budaya yang mencerminkan bangsa Indonesia, hal ini harus senantiasa dilaksanakan pada peserta didik, dan beliau sangat berharap kegiatan tersebut didokumentasikan dan dishare di grup WA KKG PAI Lamongan dan akan dilanjutkan dishare di tingkat Kanwil sebagai pelaporan, karena beliau menilai kegiatan tersebut masih minim di ekspose di grup WA, kebanyakan berisi informasi yang masih simpang siur.



Acara selanjutnya adalah perkenalan dan pembinaan oleh Bapak Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Lamongan, beliau memperkenalkan diri di depan para GPAI Kabupaten Lamongan, beliau adalah Bapak H. SHOLEH, M.Si. beliau asli Gresik dan beristrikan orang Lamongan, beliau menyatakan baru sempat bertemu dan bertatap muka dengan GPAI menunggu moment yang tepat, Kemenag adalah bagian hidup dari GPAI, untuk itu beliau sangat berharap tugas GPAI adalah menjaga nama baik kemenag, dengan senantiasa berbuat yang baik, GPAI harus sebagai leadership disegala bidang, sebagai panutan dan contoh yang baik, di masyarakat, di lembaga dan dimanapun,beliau disini juga sangat menekankan adalah terutama  pada Performance/Penampilan GPAI harus ditingkatkan, penampilan GPAI harus lebih dari guru guru yang lain, GPAI bisa menjadi tauladan dan  contoh bagi guru guru yang lain. beliau memanggil GPAI beberapa GPAI untuk maju ke depan dan mengamati sekilas penampilan GPAI untuk selalu meningkatkan performance terutama pada identitas diri dan identitas sebaga pegawai negeri sipil (PNS) dengan memakai korpri, karena bagaimanapun itu adalah kebanggaan kita sebagai PNS, dan juga tanda nama dan identitas lembaga. lebih bagus GPAI juga memakai kopyah/peci, kalaupun tidak pakai juga bukan menjadi masalah.

Bapak/Ibu GPAI ketika dipanngil maju ke depan oleh Bapak Kepala Kemenag untuk melihat kelengkapan dan performance GPAI Kab. Lamongan :





Contoh pengembangan program Religion Culture di sekolah :



Acara inti ditutup dengan doa sebelum dilanjutkan pada acara yang berikutnya.


lanjutkan membaca ke hal 2


PENDIDIKAN mempunyai peran yang sangat penting dalam membangun dan mengembangkan potensi peserta didik. Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 3 dinyatakan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”  

Peserta didik adalah pemimpin bangsa di masa yang akan datang. Mereka adalah  generasi penerus bangsa yang harus dijaga dan diperhatikan. Potensi mereka adalah harapan bagi masa depan  bangsa. Peraturan Pemerintah Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan menyatakan bahwa setiap satuan pendidikan di semua jalur jenjang dan jenis pendidikan wajib menyelenggarakan pendidikan agama. Dengan diberikannya pendidikan agama dan kegiatan keagamaan di sekolah, peserta didik nantinya diharapkan akan menjadi generasi emas bangsa yang beriman, bertaqwa, unggul dalam segala hal dan tangguh dalam menghadapi tantangan zaman.

Atas dasar itulah, Kantor Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur melalui Bidang Pendidikan Agama Islam pada Sekolah (PAIS) ingin berkontribusi pada pembentukan karakter peserta didik pada semua jenjang  melalui kegiatan Pondok Ramadan di Sekolah. Sebuah kegiatan keagamaan pada bulan mulia untuk membentuk kepribadian, penanaman nilai-nilai religi dan juga memberikan pengalaman berkesan yang membekas dalam jiwa peserta didik sebagai bekal yang bermanfaat bagi pembentukan kepribadiannya kelak. 

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga untuk memberikan pelajaran kepada peserta didik agar terbiasa belajar agama sejak dini sehingga timbul pada diri peserta didik bahwa pendidikan agama merupakan kebutuhan bagi setiap muslim. Kegiatan Pondok Ramadan di sekolah tidak hanya memberikan pengetahuan agama semata, tetapi juga memberikan pengalaman kepada peserta didik untuk bersikap religius, mandiri, disiplin, toleran, amar ma’ruf nahi munkar, berakhlak mulia, dan terampil melaksanakan ajaran agama. Dengan begitu, diharapkan tujuan pendidikan nasional dapat tercapai dengan baik. Agar kegiatan Pondok Ramadan di sekolah dapat berjalan dengan baik dan lancar, perlu disusun petunjuk teknis pelaksanaan kegiatan tersebut. 

Untuk JUKNIS PONDOK RAMADAN Silahkan Unduh DISINI



Rapat rutin KKG PAI Lamongan dilaksanakan hari sabtu, 20 Mei 2017 bertempat di Rumah Guru Perumda Deket Jln Mangga No. 5, rumah guru disini adalah rumah perjuangan, rumah singgah bagi GPAI SD yang dimiliki KKG PAI Lamongan sejak tahun 2015 (sejarah rumah guru akan saya kupas dalam postingan berikutnya), akan tetapi pada hari ini di sebelah rumah guru ada yang punya hajat pernikahan dan situasi tidak kondusif untuk rapat maka keputusan dari Bpk Ketua KKG PAI rapat dipindah ke SDN Deketkulon 3 yang tidak jauh dari lokasi rumah guru, dan rapat berjalan dengan lancar tanpa mengurangi makna dan menghasilkan beberapa pencerahan dan keputusan. 

Rapat hari ini sebenarnya adalah salah satu rapat rutin, rapat yang biasa diadakan oleh para pengurus KKG PAI Lamongan, namun rapat kali ini terasa spesial karena baru pertama kali dimuat di Blog KKG PAI LAMONGAN hehehe..... dan semoga bermanfaat nantinya setiap rapat akan kami muat di blog KKG PAI LAMONGAN untuk lebih menambah wawasan selain nantinya info akan disampaikan oleh Ketua KKG Kecamatan.


Sebagai pembawa acara pada rapat ini adalah Bpk Abdulloh Musyafak, S.Pd.I. selaku Sekretaris I KKG PAI Lamongan,

Agenda rapat pada hari sabtu, 20 mei 2017 adalah :

1. Pembukaan
2. Informasi KKG PAI Kabupaten Lamongan
3. Informasi AGPAII Kabupaten Lamongan
4. Lain lain
5. Doa Penutup


1. Pembukaan rapat adalah pembacaan Ummul Qur'an semoga rapat pada hari ini berjalan dengan lancar dan dirudhoi oleh Allah SWT.

2. Informasi KKG oleh Bapak Ketua KKG PAI Lamongan (Dhuha Ismail, S.Pd.I)

    a. Pencairan Tribulan I
  • Alhamdulillah pencairan tribulan I sudah dilaksanakan dan patut kita syukuri setelah tersendat dengan adanya juknis 2017.
  • Ada beberapa Kabupaten yang sudah mencairkan dengan memakai Juknis 2016 dan dipastikan TPP Non PNS tersendat.
  • Proses pencairan TPP Tribulan II sudah dikerjakan oleh staf PAIS dan diusahakan sebelum hari raya tribulan II bisa dicairkan
  • Untuk TPP Terhutang diutamakan GPAI yang sudah meninggal dan GPAI yang sudah pensiun diusahakan pencairan setelah tribulan II tuntas,
    b. Info Pondok Romadhon
  • Pondok Romadhon dilaksanakan pada tanggal 12, 13, 14 Juni 2017 dengan juknis dari provinsi Jawa Timur dengan beberapa pilihan tipe A, B, C, D, E, F.
  • Sangat disarankan untuk menggunakan tipe D dilaksanakan 3 hari dari Pagi dan pulang setelah sholat Ashar berjamaah. 
  • Buku panduan pondok romadhon sudah dikirim ke lembaga masing masing melalui UPT Dinas Pendidikan Kecamatan     



3. Informasi AGPAII Kabupaten Lamongan oleh Bapak Ketua AGPAII Kabupaten Lamongan      ( Drs  H. Munawwir, M.Pd.)
  • Kongres AGPAII Nasional 2017 dilaksanakan di Jawa Timur,
  • Kita sebagai tuan rumah harus mensukseskan kegiatan Kongres Nasional yang akan dihadiri oleh GPAI Seluruh Indonesia perkiraan dilaksanakan bulan Oktober 2017 
  • GPAI Jatim akan diadakan batik serentak seluruh Indonesia dan nanti akan dibagikan dan dikoordinir oleh setiap Ketua AGPAII Kabupaten dengan biasa ganti kain sekitar kurang lebih Rp. 150.000,- karena dianggap desain dan kualitas batik yang paling bagus maka kain batik disepakati dari Pekalongan Jawa Timur.
  • Kandidat kuat Ketua AGPAII Indonesia adalah dari Jawa Timur karena Jawa Timur  dianggap kiblat GPAI Indonesia, paling berjasa dan paling giat dalam memperjuangkan hak hak Guru Agama di seluruh Indonesia.
  • Nantinya seluruh GPAI di Kabupaten Lamongan akan diberangkatkan untuk mengikuti pembukaan Kongres Nasional AGPAII 2017.
  • Untuk itu dibentuk Koordinator untuk mensukseskan acara Kongres Nasional AGPAII  2017
  • Ketua I : Drs, M. Toha 
  • Ketua II : Drs, H. Ali Afandi
  • Sekretaris : Ahmad Rizanu Alami, S.Pd.I.
  • Bendahara : H. Muhammadu, M.Pd.I.
  • Semoga nantinya bisa dilaksanakan dengan lancar dan penuh tanggung jawab.
4. Lain lain disampaikan oleh Bendahara I KKG PAI Lamongan Bpk. H. Zainudin, M.Pd.I.
  • Laporan keuangan
  • Usulan usulan anggota rapat
5. Doa / Penutup 

    Doa dipimpin Bapak KH. Munawir, M.Pd.


Demikian hasil rapat KKG PAI Pada hari ini, semoga bermanfaat dan semoga tidak bosan mengunjungi blog KKG PAI Lamongan,
Saran dan kritik sangat kami harapkan demi kemajuan Blog KKG PAI Lamongan.
(A.R.A) 

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget